Saturday, 29 June 2013

Masjid Tertua Beijing Tarik Pengunjung Seluruh Dunia



KHUSYUK ... Sebahagian daripda masyarakat beragama Islam di Wilayah Ningxia, sedang menunggu untuk menunaikan solat Jumaat, Wilayah Ningxia yang mempunyai populasi masyarakat Islam teramai di China sering menjadi tarikan pelancong beragama Islam ke negara itu. - Foto BERNAMA
BEIJING: Sambil memakai songkok buatan Malaysia, imam masjid tertua dan terbesar Beijing, dengan penuh ceria mempelawa para pelawat memasuki kawasan masjid berkenaan.
Taudin Baiyuchin, 62, berkata masjid seluas 10,000 meter persegi dan memiliki seni bina bercirikan budaya Islam serta Cina itu menjadi tumpuan umat Islam dari seluruh dunia.
Kedai dan pasar raya yang menjual makanan halal juga mudah didapati di sekitar kawasan masjid berkenaan.
"Saya sungguh gembira melihat umat Islam dari seluruh dunia mengunjungi masjid ini... semua umat Islam adalah bersaudara.
"Songkok ini adalah pemberian seorang pelawat dari Malaysia," kata imam itu sambil memegang sebuah buku nota bersaiz A-4 yang mengandungi komen mereka yang melawat masjid berkenaan.
Dibina pada tahun 996, Masjid Niujie berdiri megah di daerah Xuanwu, kawasan kediaman paling ramai umat Islam di ibu negara China ini. Xuanwu juga adalah sebuah bandar moden yang sentiasa sibuk dengan pelbagai kegiatan.
Imam Masjid Niujie, Taudin Baiyuchin, 62, gembira dengan kehadiran para pelawat dari seluruh pelusuk dunia ke masjid yang dibina pada tahun 996. Beliau yang menjadi imam di masjid itu sejak 10 tahun lepas, memakai songkok pemberian seorang pelawat dari Malaysia ketika ditemubual.
Taudin, yang menjadi imam di masjid itu sejak 10 tahun lepas, berkata Masjid Nuijie pernah menerima kunjungan bekas perdana menteri Tun Dr Mahathir Mohamad dan Datuk Seri Najib Tun Razak, sebelum beliau menjadi perdana menteri.
"Rakyat Malaysia sungguh baik hati, peramah dan negara mereka juga cantik... saya melihatnya dalam gambar dan berharap akan berpeluang ke sana," kata beliau.
Kerajaan China membiayai beberapa projek pemulihan masjid berkenaan, yang dianggap antara masjid paling terkenal di dunia sejak 1949.
Pada 2005, kerajaan menyumbangkan 25 juta Yuan bagi melaksanakan kerja pembaikan dan pembesaran Masjid Niujie projek terbesar seumpamanya setakat ini termasuk membina semula Dewan Wanita.
Masjid Niujie yang dibina pada tahun 996M adalah antara ratusan msjid yang menjadi tarikan pelancong beragama Islam ke negara China.
Sementara itu, Imam Wilayah Ningxia, Ding Guobao, 42, yang ditemui di masjid berkenan Jumaat lepas, berkata pelawat Islam ke China pasti berminat mengunjungi wilayah kediamannya, yang merupakan antara kawasan paling ramai penduduk Islam di negara ini.
"Wilayah kami mempunyai lebih dua juta penduduk Islam, banyak masjid dan restoran makanan halal.
"Wilayah kami juga terkenal kerana sinseh dan kaligrafi," kata Ding, yang akan berlepas ke Mesir bagi menghadiri satu mesyuarat berkaitan Islam.
Sekumpulan pelajar Malaysia yang mengikuti pengajian bahasa Mandarin di Beijing Foreign Studies University dan sekumpulan petugas lapangan terbang dari Pulau Pinang adalah antara umat Islam yang menunaikan solat Jumaat di masjid itu minggu lepas. -

“Rindu Nabi” Masjid Tertua di China



Bangunan unik nan megah, tempat bernuansa spiritual. Inilah dua hal yang dirasakan setiap pengunjung masjid ”Huai-Sheng” di China. Masjid ini satu-satunya peninggalan yang mengindikasikan bahwa Islam memiliki jejaknya di negeri ini semenjak awal.
Masjid yang terletakdi kota Guangzhow, Selatan China ini, sehari-hari menampug sejumlah besar umat Islam yang menunaikan shalat wajib.



Pada hari Jum’at, jumlah kaum muslimin asli China dan Asing yang shalat jum’at terhitung dua ribu (2000) jama’ah.

Arti nama masjid Huai-Sheng ini adalah “Masjid Rindu Nabi Muhammad”. Dinamakan demikian karena para pendatang Arab muslim yang datang di China rentang waktunya masih dekat dengan masa Nabi. Boleh jadi para pendatang Arab muslim itu masuk Islam pada zaman Nabi masih hidup, untukk mengobati rasa rindu mereka terhadap Nabi, maka masjid yang mereka dirikan diberi nama demikian.
Masjid ini sebagaimana masjid-masjid di China lainnya tidak hanya dibuka pada waktu shalat dan untuk mendengarkan ceramah saja. Bahkan masjid digunakan juga untuk prosesi akad nikah, mengurus jenazah, mendamaikan orang yang berseteru, menolong orang yang membutuhkan, merencanakan lomba olah raga antar umat Islam…. beragam kegiatan ini berjalan beriring.

Peninggalan Islam China Tertua
Tercatat bahwa masjid Huai-Sheng ini merupakan masjid pusat di Guangzhow. Masjid ini merupakan bangunan nuansa klasik yang menunjukkan tampilan yang indah dan unik. Di sekitar masjid ini terdapat tempat-tempat penjualan makanan, menjual makanan “Islami” seperti sayur-mayur dan daging. Kebanyakan orang Arab yang berdomisili di China membeli daging “Halal” di tempat ini.

Nilai masjid ini nampak dari keagungan sejarahnya dan kemegahan bangunannya dengan ciri khas bangunan Arab-China; Menara bertingkat, tingginya 36 meter dari permukaan bumi… ia nampak cahaya yang membelah awan.
Dindingnya terdiri dari dua tingkatan, dalam dan luar. Menara memiliki jendela kecil, sebagai bagian dari fentilasi udara. Jika Anda naik sampai atas, Anda akan melihat kota Guangzhow seluruhnya.

Menara masjid khas Islami, meskipun usia pembangunannya telah sangat berumur, namun menara ini masih terlihat gemerlap dan megah.
Banyak sejarawan meyakini bahwa masjid ini adalah masjid tertua di China. Tercatat masjid Huai-Sheng di bangun pada masa keluarga Tsung (tahun 618-907M).
Masjid ini dibangun oleh komunitas Arab Islam yang datang di China pada tahun 627M.
Prasasti Bertuliskan Arab

Di masjid Huai-Sheng terdapat prasasti bertuliskan Arab, yang menunjukkan bahwa bangunan masjid itu didirikan oleh Sayyid Waqqash, ketika ia datang di China. Akan tetapi Waqqash yang diyakini umat Islam China ini bukanlah Sahabat Nabi yang mulya, karena dalam sejarah Arab sendiri tidak tercatat ada Sahabat Nabi yang berkunjung ke China.
China termasuk negara awal yang di datangi Islam. Lebih dari seribu tiga ratus tahun (1300) Islam tersebar di China sehingga Islam menjadi keyakinan yang menyatu dengan puluhan minoritas di China.

Tercatat lebih dari seribu tiga ratus tahun itu, umat Islam China dari berbagai komunitas telah membangun masjid besar dan kecil. Data statistik menunjukkan jumlah masjid di China sampai sekarang sebanyak tiga puluh ribu (30 000) masjid. Sebagian menunjukkan sejarahnya yang gemilang, sebagian memperlihatkan kemegahan arsiteknya.
Jumlah penduduk China adalah terbesar di dunia, ketika Islam memberi pengaruh di negeri tirai bambu ini dengan izin Allah, maka China akan menjadi kekuatan yang sangat diperhitungkan ke-Islamannya di dunia.

Meski saat ini sebagian besar muslim ‘taat’ adalah generasi berusia tua, kita do’akan semoga generasi mudanya segera menemukan kembali identitas ke-Islamanya.

SHANGHAI TOWER MENARA TERTINGGI DI SHANGHAI (14 GAMBAR)


Shanghai Tower merupakan menara tertinggi di negara china. Apabila siap kelak tahun hadapan, Shanghai Tower akan menjadi menara kedua tertinggi dunia dengan ketinggian 632 meter. Ia juga akan menjadi menara tertinggi di China melepasi rekod yang sebelum ini dipegang oleh Shanghai World Financial Center yang terletak bersebelahannya. Shanghai Tower akan mempunyai 121 tingkat dengan keluasan lantai 380 000 meter persegi. 




My Paradise68 Archive

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More